Rabu, 23 Juli 2014

DO’A AKAN BERPERGIAN





اَللّهُمَّ هَوِّنْ عَلَيْنَاسَفَرَ نَاهذَاوَاَطْوِعَنَّابُعْدَهُ, اَللّهُمَّ اَنْتَالصَّـاحِبُ فِى السَّفَرِوَالْخَلِيْفَةُ فِى اْلاَهْلِ.
“Alloohumma hawwin ‘alainaa safaranaa haadzaa wa athwi ‘annaa bu’dahu. Alloohumma antash shaahibu fis safari wal khaliifatu fil ahli”.
Artinya :
“Wahai Tuhanku, mudahkanlah perjalanan kami ini dan dekatkanlah kejauhannya. Wahai Tuhanku, Engkau adalah teman berpergian dan pelindung keluarga”.

Senin, 21 Juli 2014

Doa Wudhu



Berikut ini akan kami tampilkan tentang doa wudhu dan tata cara berwudhu yang benar.

Doa untuk wudhu dibagi menjadi 3 bagian,
1.      doa sebelum berwudhu
2.      doa ketika berwudhu, dan
3.      doa selesai berwudhu.  Adapun hukumnya doa  wudhu ini adalah sunat.


Doa Sebelum Berwudhu

Allahumaghfir lii dzanbii wa wassi' lii fii  daarii wa baarik lii fii rizqii
Ya Allah, ampunilah dosaku, lapangkanlah rumahku, dan berkahilah rezekiku.


Doa Ketika Berwudhu

Doa doa ini dilakukan ketika kita sedang membasuh anggota tubuh kita dalam wudhu

Ketika Membasuh Kedua Telapak Tangan
Allahumma innii as-alukal yumnaa wal-barakata wa a-'uudzu bika minasy-syu'mi wal-halakati
Ya Allah, aku memohon kepadaMU kebaikan ibadah dan keberkahan, dan aku berlindung kepada-MU dari keburukan dan kerusakan.

Ketika Berkumur
Allahummasqinii min haudhi nabiyyika Muhammadin shallalahu 'alaihi wa sallama ka'san laa azhma-u ba'dahu abadan.
Ya Allah, beri minumlah kami dari air telaga Nabi-Mu Muhhamad Saw. Satu gelas yang tidak akan haus selamanya.

Ketika Mencuci Hidung
Allahumma innii a'uudzu bika min rawaa-ihin-naari wa suu-id-daari
Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari bebauan neraka dan keburukan rumah

Ketika Membasuh Muka
Allahumma bayyidh wajhii yauma tabyadhdhu wujuuh wa taswadu wuujuh.
Ya Allah, putihkanlah wajahku pada hari ketika wajah wajah putih (berseri) dan wajah wajah menjadi hitam legam (yakni pada hari kiamat)

Ketika Membasuh Tangan Kanan
Allahumma'thinii kitaabii bi yamiinii wa haasibnii hisaaaban yasiiran.
Ya Allah, berikanlah kitabku dengan tangan kananku, dan hisablah aku dengan hisab yang ringan.

Ketika Membasuh Tangan Kiri
Allaahumma laa min waa tu'thinii kitaaabii bi syimaalii wa laa raa-i zhahrii.
Ya Allah, janganlah Engkau berikan kitabku pada tangan kiriku, dan janganlah pula dari belakang punggungku

Ketika Mengusap Kepala
Allahumma harrim sya'rii wa basyarii 'alan-naari wa azhil-lanii tahta 'arsyika yauma laa zhilla illaa zhilluk
Ya Allah, haramkanlah rambut dan kulitku diatas api neraka, dan naungilah aku dibawah arsy-Mu pada hari dimana tidak ada naungan kecuali naungan-Mu.

Ketika Mengusap Kedua Telinga
Allahummasma’nii munaadiyal jannati fil jannati ma’al abraar.
Ya Allah, perdengarkanlah aku suara pemanggil surga di dalam surga bersama orang yang baik.

Ketika Mengusap Leher
Allahumma fukka roqobatii minan naari wa a’uudzubika minas salaasili wal aghlaal.
Ya Allah, pisahkanlah leherku dari neraka dan aku berlindung padaMu dari rantai-rantai dan belenggu-belenggu.

Ketika Membasuh Kaki Kanan
Allaahumma tsabbit qadamii ’alaash shiraatill mustaqiimi ma’a aqdaani ibaadikashaalihiin.
Yaa Allah,yaa Tuhanku,tetapkanlah tumuitku diatas titian yang lurus bersama tumit hamba-hamba-Mu yang shaleh.

Ketika Membasuh Kaki Kiri
Allaahumma inni aa’udzubika antazilla qadamii ’alaa shiraati fiin naari yauma tazilla maaqdamul kaafiriina wal munaafiqiin.
Yaa Allah yaa Tuhanku,sesungguhnya aku-berlindung kepada-Mu dari keterpelesetan tumuitku dari atas jalan neraka,pada hari dikala terpeleset tumit orang-orang kafir dan orang-orang munafiq.



Doa Ketika Selesai Berwudhu

Asysy hadu an laa illaaha illallaah wah dahulaa syarikalah waasyhadu anna muhammadan ’abduhuu wa rarasuuluhuallaahum maj ’alnii minat tawaabiina waj’alnii minal mutathahhitiina waj:alnii min ’ibaadikash shaalihiin.
Saya bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah Satu-satu-Nya,tiada sekutu bagi-Nya Dan Saya bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba-Nya dan utusan-Nya.Yaa Allah,jadikanlah saya termasuk orang-orang yang bertaubat dan jadikanlah aku termasuk orang-orang yang suci dan jadikanlah saya termasuk orang-orang yang shalih.

Tata Cara Dan Urutan Wudhu
Air yang dapat digunakan untuk berwudhu adalah air yang suci dan mensucikan. Artinya air tersebut suci dan bisa menyucikan. Diantaranya air ini adalah air laut, air hujan, salju, es, dan embun. Selain itu air bekas (musta’mal) juga bisa dipakai. Air bekas yang bisa dipakai untuk berwudhu adalah air bekas manusia, sisa minuman binatang yang boleh dimakan dagingnya.

 
Urutan Wudhu
·         Niat Wudhu karena mendekatkan diri kepada Allah SWT, Nawaitul wudhuu’a li raf’il-hadatsil-ashghari fardhal lillaahi ta’aalaa
              ” Aku niat berwudhu untuk mengilangkan hadast kecil, fardhu karena Allah”
  •  kemudian membaca Basmalah; Bismillah hir-Rahman nir-Rahim.
  • Mencuci telapak tangan hingga sebanyak tiga kali.
  • Berkumur-kumur agar mulut bersih dan memasukkan air ke hidung serta mengeluarkannya sebanyak tiga kali.
  • Membasuh wajah sebanyak tiga kali.
  • Mencuci kedua tangan sampai siku sebanyak tiga kali.
  • Mengusap muka, kepala dan kedua telinga sekali usap.
  • Mencuci kaki sampai mata kaki sebanyak tiga kali. Ia boleh membasuhnya sebanyak dua kali atau mencukupkan sekali basuhan saja.
  • Akhiri dengan doa setelah wudhu; "Asyhadu allaa ilaaha illallah wahdahu laa syarikalahu wa asyhadu anna Muhammadan 'abduhu wa rasuluhu, Allahummaj 'alni minat tawwabiin waj’alni minal mutathahhiriin."

Artinya: “Saya bersaksi bahwa tiada ilaah yang berhak disembah dengan benar selain Allah semata tiada sekutu bagi-Nya. Dan saya bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya. Yaa Allah jadikanlah hamba termasuk orang-orang yang bertaubat dan orang-orang yang mensucikan diri.“


Minggu, 20 Juli 2014

Tata cara Sholat Idul Fitri:




Setelah puasa Romadhan usai kita akan bersama-sama melakukan sholat Idul Fitri yang kemudian dilanjutkan dengan acara halal bihalal untuk saling memaafkan. Untuk itu pada kesempatan ini kami akan menampilkan mengenai tata cara melaksanakan sholat idul fitri:

Pada tanggal 1 Syawal, sesudah kita menunaikan shalat subuh dan sesudah kita mandi sunah Hari Raya, lalu berangkatlah menuju masjid atau tanah lapang dengan memperbanyak mengucapkan takbir.


اللهُ اكبَرْ, اللهُ اكبَرْ اللهُ اكبَرْ لاالٰهَ اِلاالله وَاللهُ اَكبر, اللهُ اكبَرُوَِللهِ الحَمْد

ALLAHU AKBAR, ALLAHU AKBAR,  ALLAHU AKBAR, LAA ILAA HA ILLA ALLAHU WA ALLAHU AKBAR, ALLAHU AKBAR WA LILLAAHILHAMD
Artinya :
Allah Maha besar, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, tidak ada Tuhan( yang wajib disembah) kecuali Allah dan Allah Maha Besar, Allah Maha Besar dan segala puji hanya milik Allah.
Niat Shalat Idul Fitri
Ushallii sunnatal-li'iidil-fitri rak'ataini lillahi ta'aalaa.

Artinya:
''Aku niat shalat sunah 'Idul Fitri dua raka'at karena Allah Ta'ala.''

Pada rakaat pertama :
Sesudah niat mula-mula membaca takbiratul ihram kemudian membaca doa iftitah, selanjutnya takbir 7 kali dan setiap habis takbir disunahkan membaca :

Subhaanallahi wal-hamdu lillaah wa laa ilaaha illallah wallaahu akbar.

Artinya :
Maha Suci Allah, dan segala puji bagi Allah, tiada Tuhan melainkan Allah dan Allah Maha Besar


Setelah takbir 7 kali dan membaca tasbih tersebut. Kemudian membaca surat Al-Fatihah dan disambung dengan membaca surat yang disukai, dan lebih utama membaca surat Qaf atau surat Al-A'la (Sabbihisma Rabbikal-a'laa).

Pada raka'at kedua,
sesudah berdiri untuk raka'at kedua membaca takbir 5 kali, dan setiap takbir disunahkan membaca tasbih seperti pada raka'at pertama.

Kemudian membaca surat Al-Fatihah dan diteruskan dengan bacaan surat yang kita kehendaki, tetapi lebih utama membaca surat Al-Ghayiah. Bacaan itu dengan suara yang nyaring. Imam menyaringkan yakni mengeraskan suaranya pada waktu membaca surat Al-FATIHAH dan surat-surat lainnya, sedangkan makmum tidak nyaring.
 Shalat ini dikerjakan dua raka'at dan dilakukan sebagaimana shalat-shalat lainnya.

Khutbah dilakukan sesudah shalat 'Id dua kali, yaitu pada khutbah pertama membaca takbir 9 kali dan pada khutbah kedua membaca takbir 7 kali dan pembacaannya harus berturut-turut.

Jumat, 18 Juli 2014

Do’a Malam Lailatul Qadar





اللَّهُمَّ إنَّك عَفُوٌّ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي
Allahumma Innaka ‘Afuwwun, Tuhibbul ‘Afwa, Fa’fu ‘Anni

Artinya :
“Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pemaaf dan Senang Memaafkan, maka maafkanlah kesalahanku.”