Berikut
ini akan kami tampilkan tentang doa wudhu dan tata cara berwudhu yang benar.
Doa untuk wudhu
dibagi menjadi 3 bagian,
1. doa sebelum berwudhu
2. doa ketika berwudhu, dan
3. doa selesai berwudhu. Adapun hukumnya doa wudhu ini adalah sunat.
Doa
Sebelum Berwudhu
Allahumaghfir lii dzanbii wa wassi' lii fii
daarii wa baarik lii fii rizqii
Ya Allah, ampunilah dosaku, lapangkanlah rumahku, dan berkahilah rezekiku.
Doa Ketika Berwudhu
Doa doa ini dilakukan ketika kita sedang membasuh anggota tubuh kita dalam
wudhu
Ketika Membasuh Kedua Telapak Tangan
Allahumma innii as-alukal yumnaa
wal-barakata wa a-'uudzu bika minasy-syu'mi wal-halakati
Ya Allah, aku memohon kepadaMU kebaikan ibadah dan keberkahan, dan aku
berlindung kepada-MU dari keburukan dan kerusakan.
Ketika Berkumur
Allahummasqinii min haudhi nabiyyika Muhammadin
shallalahu 'alaihi wa sallama ka'san laa azhma-u ba'dahu abadan.
Ya Allah, beri minumlah kami dari air telaga Nabi-Mu Muhhamad Saw. Satu
gelas yang tidak akan haus selamanya.
Ketika Mencuci Hidung
Allahumma innii a'uudzu bika min rawaa-ihin-naari
wa suu-id-daari
Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari bebauan neraka dan keburukan
rumah
Ketika Membasuh Muka
Allahumma bayyidh wajhii yauma tabyadhdhu wujuuh wa
taswadu wuujuh.
Ya Allah, putihkanlah wajahku pada hari ketika wajah wajah putih (berseri)
dan wajah wajah menjadi hitam legam (yakni pada hari kiamat)
Ketika Membasuh Tangan Kanan
Allahumma'thinii kitaabii bi yamiinii wa
haasibnii hisaaaban yasiiran.
Ya Allah, berikanlah kitabku dengan tangan kananku, dan hisablah aku dengan
hisab yang ringan.
Ketika Membasuh Tangan Kiri
Allaahumma laa min waa tu'thinii kitaaabii
bi syimaalii wa laa raa-i zhahrii.
Ya Allah, janganlah Engkau berikan kitabku pada tangan kiriku, dan
janganlah pula dari belakang punggungku
Ketika Mengusap Kepala
Allahumma harrim sya'rii wa basyarii 'alan-naari wa
azhil-lanii tahta 'arsyika yauma laa zhilla illaa zhilluk
Ya Allah, haramkanlah rambut dan kulitku diatas api neraka, dan naungilah
aku dibawah arsy-Mu pada hari dimana tidak ada naungan kecuali naungan-Mu.
Ketika Mengusap Kedua Telinga
Allahummasma’nii munaadiyal jannati fil jannati
ma’al abraar.
Ya Allah, perdengarkanlah aku suara pemanggil surga di dalam surga bersama
orang yang baik.
Ketika Mengusap Leher
Allahumma fukka roqobatii minan naari wa
a’uudzubika minas salaasili wal aghlaal.
Ya Allah, pisahkanlah leherku dari neraka dan aku berlindung padaMu dari
rantai-rantai dan belenggu-belenggu.
Ketika Membasuh Kaki Kanan
Allaahumma tsabbit qadamii ’alaash shiraatill
mustaqiimi ma’a aqdaani ibaadikashaalihiin.
Yaa Allah,yaa Tuhanku,tetapkanlah tumuitku diatas titian yang lurus bersama
tumit hamba-hamba-Mu yang shaleh.
Ketika Membasuh Kaki Kiri
Allaahumma inni aa’udzubika antazilla qadamii ’alaa
shiraati fiin naari yauma tazilla maaqdamul kaafiriina wal munaafiqiin.
Yaa Allah yaa Tuhanku,sesungguhnya aku-berlindung kepada-Mu dari
keterpelesetan tumuitku dari atas jalan neraka,pada hari dikala terpeleset
tumit orang-orang kafir dan orang-orang munafiq.
Doa Ketika Selesai
Berwudhu
Asysy hadu an laa illaaha illallaah wah dahulaa
syarikalah waasyhadu anna muhammadan ’abduhuu wa rarasuuluhuallaahum maj ’alnii
minat tawaabiina waj’alnii minal mutathahhitiina waj:alnii min ’ibaadikash
shaalihiin.
Saya bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah Satu-satu-Nya,tiada sekutu
bagi-Nya Dan Saya bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba-Nya dan utusan-Nya.Yaa
Allah,jadikanlah saya termasuk orang-orang yang bertaubat dan jadikanlah aku
termasuk orang-orang yang suci dan jadikanlah saya termasuk orang-orang yang
shalih.
Tata Cara Dan Urutan
Wudhu
Air yang dapat digunakan untuk berwudhu adalah air yang suci dan mensucikan.
Artinya air tersebut suci dan bisa menyucikan. Diantaranya air ini adalah air
laut, air hujan, salju, es, dan embun. Selain itu air bekas (musta’mal) juga bisa
dipakai. Air bekas yang bisa dipakai untuk berwudhu adalah air bekas manusia, sisa minuman
binatang yang boleh dimakan dagingnya.
Urutan Wudhu
·
Niat Wudhu karena mendekatkan diri kepada Allah SWT, Nawaitul wudhuu’a
li raf’il-hadatsil-ashghari fardhal lillaahi ta’aalaa
” Aku niat berwudhu
untuk mengilangkan hadast kecil, fardhu karena Allah”
- kemudian membaca Basmalah; Bismillah hir-Rahman
nir-Rahim.
- Mencuci telapak tangan hingga
sebanyak tiga kali.
- Berkumur-kumur agar mulut
bersih dan memasukkan air ke hidung serta mengeluarkannya sebanyak tiga
kali.
- Membasuh wajah sebanyak tiga
kali.
- Mencuci kedua tangan sampai
siku sebanyak tiga kali.
- Mengusap muka, kepala dan kedua
telinga sekali usap.
- Mencuci kaki sampai mata kaki
sebanyak tiga kali. Ia boleh membasuhnya sebanyak dua kali atau
mencukupkan sekali basuhan saja.
- Akhiri dengan doa setelah
wudhu; "Asyhadu allaa ilaaha illallah wahdahu laa syarikalahu wa
asyhadu anna Muhammadan 'abduhu wa rasuluhu, Allahummaj 'alni minat
tawwabiin waj’alni minal mutathahhiriin."
Artinya: “Saya
bersaksi bahwa tiada ilaah yang berhak disembah dengan benar selain Allah
semata tiada sekutu bagi-Nya. Dan saya bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan
utusan-Nya. Yaa Allah jadikanlah hamba termasuk orang-orang yang bertaubat dan
orang-orang yang mensucikan diri.“